Modul Advokasi Pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)
26 June 2026

Modul Advokasi Pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) merupakan dokumen rujukan praktis hasil kolaborasi antara Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (BKKBN), Yayasan Plan International Indonesia melalui Program PARENTS, serta DEMIKITA. Modul ini dirancang secara sistematis sebagai panduan bagi fasilitator, Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), dan kader posyandu/BKB untuk meningkatkan kapasitas keluarga dalam pengasuhan anak secara optimal demi pencegahan stunting di 10 kabupaten/kota. Pentingnya intervensi pada periode emas 1.000 HPK ini didasari oleh fakta bahwa fase ini merupakan fondasi utama bagi pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kesehatan sosial-emosional anak di masa depan. Melalui pendekatan advokasi yang adaptif terhadap konteks sosial-budaya lokal, modul ini menekankan proses komunikasi terencana untuk memperoleh komitmen kebijakan, alokasi anggaran dana desa, koordinasi lintas sektor, serta penyediaan fasilitas yang berkelanjutan.
Struktur pembelajaran di dalam modul ini dibagi menjadi beberapa bab utama yang mencakup pemahaman profil kualitatif keluarga dampingan, teknik komunikasi empati, serta integrasi layanan BKB dengan PAUD dan Posyandu. Di dalam Konsep Inti, peserta dilatih untuk mengumpulkan data kualitatif tanpa bias atau pelabelan serampangan (labeling), melainkan menggunakan patokan Buku KIA dan Kartu Kembang Anak (KKA) untuk mendeteksi red-flag tumbuh kembang. Selain itu, modul ini sangat menekankan prinsip Kesetaraan Gender dan Inklusi Sosial (GESI), yang diwujudkan melalui penguatan peran ayah dalam pengasuhan kolaboratif, kepekaan terhadap isu kesehatan mental ibu seperti post-partum depression, serta pemenuhan hak-hak kelompok disabilitas. Untuk memastikan materi dapat diserap secara efektif oleh pembelajar dewasa, modul ini menggunakan perangkat visual berupa “Kanvas Rencana Belajar” untuk menyusun sesi edukasi yang kreatif, aktif, dan terarah berdasarkan aspek kebutuhan riil di lapangan.