Chevron Right Black Berita Kami Chevron Right Gray Peran Posyandu dalam Pencegahan Stunting untuk Kelompok Rentan di Desa Jenggik Utara

Peran Posyandu dalam Pencegahan Stunting untuk Kelompok Rentan di Desa Jenggik Utara

08 October 2025

Sebagai salah satu desa dampingan Program PARENTS Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia), Desa Jenggik Utara terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan pengasuhan anak, khususnya dalam pencegahan stunting. Program ini memberikan pelatihan advokasi 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan Komunikasi Perubahan Perilaku Sosial (KPS) untuk mendorong kehadiran orang tua, terutama dari kelompok rentan, di kelas pengasuhan dan Posyandu.

Rosalina: Ibu Muda yang Aktif di Posyandu

Rosalina (19 tahun), seorang ibu muda dari Dusun Dasam Tinggi, adalah salah satu contoh keluarga sasaran yang merasakan manfaat program ini. Menikah di usia 16 tahun dan melahirkan anak di 17 tahun, Rosalina termasuk dalam kelompok rentan yang membutuhkan pendampingan ekstra dalam pengasuhan anak.

Meski masih sangat muda, Rosalina rutin mengikuti kegiatan Posyandu Rinjani Permai. Menurutnya, Posyandu sangat membantu dalam memantau tumbuh kembang anaknya yang kini berusia 30 bulan.

“Di Posyandu, ada layanan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, dan penyuluhan gizi,” ujarnya. Salah satu penyuluhan yang paling berkesan baginya adalah tentang pengolahan makanan bergizi seimbang. Berkat pengetahuan tersebut, ia kini mampu membiasakan anaknya mengonsumsi makanan kaya protein hewani dan nabati.

“Alhamdulillah, anak saya suka makan wortel, sayuran hijau, telur, dan ikan,” tutur Rosalina dengan bangga.

Dukungan keluarga, terutama dari suaminya yang baru pulang dari bekerja di luar negeri, juga menjadi faktor penting. Suami Rosalina selalu mengantarkan mereka ke Posyandu, menunjukkan bahwa peran ayah dalam pengasuhan anak turut berkontribusi pada tumbuh kembang anak yang optimal.

“Saya bersyukur anak saya bisa tumbuh dengan baik dan tidak termasuk dalam kategori stunting,” kata Rosalina.

Meski sudah ada kemajuan, tantangan seperti pernikahan dini dan kurangnya kesadaran akan gizi seimbang masih menjadi pekerjaan rumah di Desa Jenggik Utara. Melalui Program Peningkatan Kapasitas Kader Keluarga Berencana untuk Pencegahan Stunting (PARENTS), diharapkan semakin banyak orang tua muda seperti Rosalina yang terbantu dengan edukasi pengasuhan dan layanan kesehatan di Posyandu.

Kader kesehatan dan tokoh masyarakat juga terus berupaya meningkatkan partisipasi warga, khususnya kelompok rentan, agar angka stunting di desa ini dapat terus ditekan. Dengan kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan program pendampingan seperti PARENTS, upaya pencegahan stunting diharapkan semakin efektif dan berkelanjutan.

Bagikan :