Chevron Right Black Cerita Kami Chevron Right Gray Dua Menit Menuju Harapan: Kisah Deci dan Linda Menggapai Air Bersih

Dua Menit Menuju Harapan: Kisah Deci dan Linda Menggapai Air Bersih

30 June 2025

Deci (17 tahun) dan Linda (11 tahun) adalah dua sahabat yang tinggal di salah satu desa dampingan Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Keseharian mereka selalu bersama-sama, mulai dari bermain, ke sekolah maupun saat membantu orang tua mengambil air di sumber air yang ada di desa.

Di usia yang masih tergolong anak, mereka sudah mengenal beratnya perjuangan hidup. Setiap pagi sebelum matahari terbit, keduanya memanggul jerigen kosong dan menapaki jalan curam sepanjang dua kilometer menuju sebuah mata air yang terletak di kaki bukit dengan waktu tempuh hingga dua jam karena saat pulang. Perjalanan ini bukan sekadar melelahkan, ini adalah ritual harian yang menyita waktu dan tenaga, mengorbankan waktu belajar, bermain, dan beristirahat mereka.

Jalan tanah dan berbatu yang mereka lalui terkadang berubah jadi licin saat musim hujan. Sering kali, Deci terpeleset dan air yang sudah mereka isi tumpah sia-sia. Linda pun pernah harus pulang tanpa air karena kelelahan. Namun, tak ada pilihan lain. Di desa mereka, air bersih adalah kemewahan yang harus diperjuangkan.

Kondisi Air Bersih di NTT

Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2024[1] menyebutkan sekitar 86,28% rumah tangga di NTT telah memiliki akses terhadap sumber air minum layak. Namun, jika dilihat lebih dalam, terdapat kesenjangan antara wilayah perkotaan dan perdesaan. Ini menunjukkan bahwa masih ada jutaan warga di daerah terpencil yang belum menikmati kemudahan akses air bersih seperti Deci dan Linda.

Tantangan ini diperparah oleh pencemaran sumber air dan keterbatasan infrastruktur, terutama di wilayah timur Indonesia dan daerah-daerah terpencil.

Namun, semuanya berubah ketika sebuah proyek pembangunan akses air bersih dari Plan Indonesia hadir di desa mereka, yang menjadi hasil kampanye Jelajah Timur 2023 dan swadaya masyarakat penerima manfaat.

Bersama warga setempat, Plan Indonesia membangun sistem distribusi air bersih yang mengalirkan air dari sumber di kaki bukit ke titik-titik hydrant umum yang disebar dekat rumah warga.

Pembangunan ini memungkinkan jarak distribusi pipa sejauh 1,5 kilometer dan hadirnya lima hydrant umum di beberapa titik rumah penduduk. Salah satunya berjarak hanya 2 menit dari rumah Deci dan Linda.

Hari pertama air mengalir di hydrant tersebut terasa seperti hari raya. Warga berkumpul, bersorak gembira menyaksikan air jernih menyembur dari keran. Deci dan Linda tak bisa menyembunyikan senyum mereka. Tak lagi harus melewatkan pagi dalam perjalanan panjang, mereka kini bisa mandi tanpa tergesa, bersiap sekolah tepat waktu, dan bahkan membantu ibu mereka menyiapkan sarapan.

Perubahan ini lebih dari sekadar praktis. Ini soal martabat, kesehatan, dan masa depan. Dengan air bersih, risiko diare dan penyakit kulit dapat diatasi. Bagi anak-anak seperti Deci dan Linda, mereka kini punya waktu tambahan untuk belajar dan bermain. Lebih jauh lagi, ibu-ibu bisa menjalankan usaha kecil dari rumah tanpa harus meninggalkan anak-anak terlalu lama.

Proyek ini juga mengajarkan kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan air dan sanitasi. Keluarga Deci kini menjadi relawan pengelola air di desanya. Ia merasa bangga bisa turut menjaga fasilitas umum yang mengubah hidup banyak orang.

Kisah Deci dan Linda adalah pengingat bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil. Bahwa akses terhadap kebutuhan dasar seperti air bersih adalah hak, bukan kemewahan. Dan bahwa kolaborasi antara organisasi kemanusiaan dan masyarakat lokal mampu menciptakan keajaiban dalam kehidupan sehari-hari.

Ditulis oleh: Agus Haru│Editor: Moudy Alfiana│Foto: Plan Indonesia/Agus Haru

[1] Badan Pusat Statistik, 2024, Persentase Rumah Tangga yang Memiliki Akses terhadap Sumber Air Minum Layak Menurut Provinsi dan Klasifikasi Desa, https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/ODU0IzI=/persentase-rumah-tangga-yang-memiliki-akses-terhadap-sumber-air-minum-layak-menurut-provinsi-dan-klasifikasi-desa–persen-.html

Bagikan :