Derap Langkah dari Dili ke Kupang: Kolaborasi untuk Anak dan Kaum Muda di Usia ke-56 Tahun Plan Indonesia
08 September 2025
56 Tahun Mengabdi untuk Anak dan Kaum Muda
Agustus 2025 menjadi bulan penuh semangat bagi Plan International Timor Leste dan Plan Indonesia. Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan kerja sama resmi antara kedua kantor, sebuah langkah nyata diambil: market survey lintas negara untuk memperkuat dukungan program di Timor Leste.
Kolaborasi ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya, telah dilakukan berbagai kegiatan bersama seperti HEAD Training di Bogor pada April 2024 yang melibatkan fasilitator dari Plan International Timor Leste, dilanjutkan pada Juni 2024 melalui Mentoring and Coaching Training di Kupang yang diselenggarakan oleh People and Culture Department Plan Indonesia.Setelah itu, pada Juni 2025 telah dilaksanakan kunjungan lebih dari 10 staf Plan International Timor Leste ke kantor Program Implementation Area (PIA) Soe untuk belajar bersama tentang program pertanian dan peternakan.
Market Survey: Menyatukan Profesionalisme dan Semangat Regional
Dipimpin oleh tim Supply Chain Plan International Timor Leste, perjalanan membawa tim lintas fungsi dari Timor Leste, ke Kantor Program Support Office (PSO) Plan Indonesia di Kupang. Selama lima hari, dari 19 hingga 22 Agustus 2025, tim dari berbagai divisi, Sponsorship, Information and Communication Technology (ICT), Finance, dan Disaster Risk Management (DRM), berkolaborasi dengan rekan-rekan PSO Kupang untuk menjelajahi potensi vendor lokal.
Kegiatan dimulai dengan menyusun daftar vendor berdasarkan kebutuhan nyata program di Plan International Timor Leste. Dari percetakan hingga penyedia barang untuk Thank You Project, semua ditelusuri secara langsung. Tim menyaksikan proses produksi, pengemasan, dan kontrol kualitas. Beberapa vendor bahkan memiliki pengalaman mengirim barang ke Timor Leste, dan sebagian pernah membuka usaha di sana.
Diskusi juga dilakukan dengan perusahaan ekspedisi yang telah terbukti mampu menangani pengiriman lintas negara secara efisien. Kepercayaan tumbuh dari cerita-cerita sukses mereka.
Lebih dari Sekadar Survei: Membangun Jembatan dan Solidaritas
Di tengah kesibukan teknis, momen-momen kecil menjadi kenangan berharga: tawa di sela kunjungan, rasa kagum terhadap inovasi lokal, dan semangat kolaborasi yang melampaui bahasa dan budaya.
Gregoriano Fatima, yang biasa disapa Maun Greg, Supply Chain Manager Plan International Timor Leste, mengungkapkan kekagumannya terhadap situasi sosial di Kota Kupang.
“Selama beberapa hari di sini, kami mengamati di sepanjang jalan tidak ada anak-anak muda yang duduk-duduk berkumpul di pinggir jalan umum, ini sangat positif,” ungkap Maun Greg.
“Kami juga berterima kasih kepada semua teman-teman Plan Indonesia terkhusus yang berada di kantor Program Support Office (PSO) Kupang yang mendukung kami selama berada di Kupang. Kegiatan ini bukan hanya tentang mencari vendor terbaik, ini adalah tentang membangun jembatan antara dua negara, memperkuat solidaritas regional, dan memastikan bahwa setiap anak dan komunitas yang didukung oleh Plan International mendapatkan layanan terbaik,” jelas Maun Greg.
Tim Plan International Timor Leste kembali ke Dili dengan membawa hasil survei, semangat kolaborasi, dan keyakinan bahwa masa depan program mereka akan semakin kuat. Praktik baik ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi kantor-kantor Plan International di seluruh dunia, terutama yang berada di negara-negara yang berbatasan langsung.
Ditulis oleh: Astrid Supadi│Editor: Agus Haru│Foto: Plan Indonesia/Yan Awang